PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Pemerintah Pastikan Pemudik Mendapat Akses Cek Kesehatan Gratis di Perjalanan

Rabu, 02 April 2025

12:32 WITA

Nasional

1083 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Oleh: Rahmi Safitri )*

 

Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan kesehatan dan keselamatan pemudik selama arus mudik Lebaran 2025. Melalui berbagai langkah strategis, layanan kesehatan gratis telah disediakan di titik-titik penting perjalanan guna mengantisipasi risiko kesehatan yang dapat timbul selama perjalanan jarak jauh.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, meninjau pos kesehatan di Terminal Kampung Rambutan. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan para pemudik dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah.

Pemerintah juga telah menempatkan pos kesehatan di berbagai lokasi strategis seperti terminal, bandara, pelabuhan, dan rest area tol, guna memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Menkes menegaskan bahwa tujuan utama dari layanan ini adalah memastikan pemudik dalam kondisi sehat saat melakukan perjalanan, tiba dengan selamat di tujuan, serta dapat kembali bekerja dalam kondisi prima setelah Lebaran.

Pentingnya kondisi fisik yang prima bagi pemudik menjadi perhatian utama dalam kebijakan ini. Menkes menyoroti bahwa kecelakaan lalu lintas sering kali terjadi akibat kelelahan atau gangguan kesehatan pengemudi. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau pengemudi untuk beristirahat secara berkala dan melakukan pengecekan kesehatan sebelum melakukan perjalanan panjang. Pemudik juga diingatkan untuk membawa obat-obatan pribadi guna mengantisipasi kondisi kesehatan tertentu yang mungkin timbul di perjalanan.

Layanan cek kesehatan gratis ini merupakan bagian dari program prioritas yang telah diperluas untuk mendukung kelancaran mudik. Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah yang menekankan pentingnya pencegahan dibanding pengobatan. Dengan adanya layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan kondisi tubuh yang lebih siap dan sehat. Menkes juga menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kesehatannya akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup jangka panjang.

Di Terminal Kampung Rambutan, Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Timur, dr. Herwin Meyfendi, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan awak bus telah berlangsung sejak 21 Maret dan akan terus berjalan hingga 11 April 2025. Pemeriksaan dilakukan secara bergilir oleh seluruh Puskesmas di wilayah Jakarta Timur, yang bekerja dalam tiga shift untuk memastikan layanan kesehatan tetap tersedia sepanjang waktu. Selain itu, program ini mendapat dukungan dari berbagai mitra, termasuk PMI, BNN, dan layanan ambulans gawat darurat, sehingga penanganan kesehatan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan optimal.

Jika dalam pemeriksaan ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan tindakan lebih lanjut, petugas kesehatan akan segera memberikan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Hal ini bertujuan untuk mencegah kondisi kesehatan yang lebih serius dan memastikan keselamatan pemudik dalam perjalanan mereka. Selain itu, tenaga medis di posko-posko tersebut juga memberikan edukasi kepada pemudik mengenai pentingnya menjaga pola makan yang sehat, cukup istirahat, serta menghindari konsumsi obat atau minuman yang dapat mengganggu konsentrasi selama berkendara.

BPJS Kesehatan juga turut berperan dalam mendukung kesehatan pemudik dengan menyediakan layanan pemeriksaan gratis di berbagai titik yang menjadi pusat pergerakan masyarakat. Posko Mudik BPJS Kesehatan dapat diakses di beberapa lokasi strategis seperti Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, dan beberapa titik lainnya. Layanan ini telah beroperasi sejak 26 Maret 2025 untuk arus mudik dan akan kembali aktif pada 5–7 April 2025 untuk arus balik.

Direktur Teknologi dan Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menjelaskan bahwa posko-posko ini menyediakan berbagai layanan kesehatan, mulai dari konsultasi, pemeriksaan tekanan darah, hingga pemberian obat-obatan bagi pemudik yang membutuhkan. Selain itu, layanan tambahan seperti pijat relaksasi dan takjil gratis juga tersedia bagi masyarakat yang singgah di posko. Dengan adanya tenaga medis yang siap sedia, pemudik yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera mendapatkan penanganan yang diperlukan. Ia juga mengingatkan peserta JKN untuk memastikan kepesertaannya aktif agar dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan selama perjalanan mudik.

Prediksi Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa jumlah pemudik tahun ini mencapai 146,48 juta orang, meskipun terjadi penurunan dibanding tahun sebelumnya. Namun, pemerintah tetap mengedepankan pelayanan kesehatan bagi pemudik guna mencegah kecelakaan akibat kelelahan dan memastikan perjalanan yang lebih aman. Selain itu, pemudik juga diimbau untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dalam berbagai situasi, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu agar terhindar dari risiko penyakit selama perjalanan jauh.

Upaya pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan gratis selama mudik juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan bahwa keberadaan posko kesehatan sangat membantu masyarakat yang melakukan perjalanan jauh. Ia mengajak seluruh pemudik untuk memanfaatkan layanan ini agar perjalanan mereka lebih nyaman dan aman. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak lainnya, diharapkan setiap pemudik dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dalam keadaan sehat dan selamat.

Pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat dengan memastikan layanan kesehatan tersedia secara merata dan mudah diakses. Upaya ini sejalan dengan komitmen dalam menjaga keselamatan pemudik agar mereka dapat menikmati momen Lebaran bersama keluarga dengan kondisi tubuh yang prima. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung dengan lebih nyaman, aman, dan sehat.

 

)* Pemerhati Kebijakan Publik


Komentar

Berita Terbaru

\